Cerita Panas Berbagi Suami Bule Part – Part 16

Cerita Panas Berbagi Suami Bule Part – Part 16by adminon.Cerita Panas Berbagi Suami Bule Part – Part 16Berbagi Suami Bule Part – Part 16 TIE-IN Stasiun Tugu By : Marucil Diwaktu yang sama, Tempat yang Berbeda 19.08 Spoiler for Stasiun Tugu: Disuatu sudut tempat parkir Stasiun kereta api Tugu Yogyakarta “Ini anaak kok yo BBM gak diread, di telepon gak aktif nomere, nek lagi seneng seneng mesti lupaa.” Keluh Ocha sambil mencoba […]

multixnxx-Milf, Black hair, Face-sitting, Asian, Gla-5 multixnxx-Milf, Long hair, Gonzo, Oiled, Wet, Bikini-3 multixnxx-Milf, Long hair, Gonzo, Oiled, Wet, Bikini-10Berbagi Suami Bule Part – Part 16

TIE-IN
Stasiun Tugu
By : Marucil

Diwaktu yang sama, Tempat yang Berbeda
19.08

Spoiler for Stasiun Tugu:

Disuatu sudut tempat parkir Stasiun kereta api Tugu Yogyakarta

“Ini anaak kok yo BBM gak diread, di telepon gak aktif nomere, nek lagi seneng seneng mesti lupaa.” Keluh Ocha sambil mencoba menghubungi nomor Bastian.
“Lagi ngapain aja sih sama si Elin…. Masa no aja sampek nda aktif.”Imbuhnya.

“Naahhh looo, cemburuu yaaa”
“Ihhh enggak siapa bilang, kan cuma mau pamitan aja.”

“Yaelahh Tantee kalau cemburu bilang aja sih. Lagian yang nyuruh si Tian nemenin Mba Elin siapa coba hayoooo” kata Marissa

“Aaahhh yaa udaaah laaah.” Sembari Ocha menaruh HPnya didalam tas jinjing bemerek Zara

“Tante ngapain sih pake ke Jakarta lagi, bukanya minggu kemaren udah selesai semua yah urusanya” Tanya Marissa

“Yah ini kan juga mendadak, besok itu tante mau ketemu sama yang mau kerjasama sama tante, kan Tante belum pernah ketemu langsung sama Bosnya” Ocha menjelaskan.

“Hmmmm, kerja mulu nih”
“Yaa kalau gak kerja Tante mau makan apa coba, hayo” lanjut Ocha

“Iya iya, tapi jangan lama lama” lanjut Marissa menggoda

“Enggak kok, Kan ketemuanya besok Pagi yah sampe Siang, kalau udah selesai yah langsung pulang, lagian ngapain lama lama di Jakarta, gak betah”

“Asiiikk”

“Kamu mau Tante salamin gak sama Vivi?” Tanya Ocha.

“Ahhh udah deh gak usah bahas itu lagi sebel tahu gak” keluh Marissa

“Iya iya, gak usah ngambek gitu aahhh”

“Siapa juga yang ngambek” Marissa membantah

“Gak ngambek?, itu bibirnya di manyun manyunin”

“Ini bukan ngambek tahuu”

“Lalu apaan dong” Tanya Ocha manja

“Ini itu minta Sunn”
“Sunn dulu dong sebelum berangkat.

Ocha hanya tersenyum, ia mengerti apa yang dimaksudkan oleh Marissa. Akhirnya Ocha melepas sabuk pengaman dan sedikit mendekatkan badanya kearah Marisa yang duduk di bangku kemudi. Kemudian Marissa dengan sigap merangkul leher ocha dan menempelkan bibir tipisnya ke bibir ocha yang begitu menggoda.

Ocha langsung menerima serangan Marissa dan segera memangut dan mengulum bibir Marissa atas dan bawah.

Slruuuuppp
Srluuuuuuup
Slrruupppp

Pertarungan lidah mereka berdua menghasilkan bunyi yang menggema didalam kabin mobil. Dan mereka seolah tak peduli akan dilihat oleh orang lain diluar sana.

Marissa semakin ganas menghisap lidah Ocha dan terus menarik kedalam ringga mulutnya hingga membuat Ocha sedikit kepayaah

“Aahhhhh”
“Hmmmm”
“Slkkkrpppppp”
Leeellllleelllll”

Tangan mereka berdua saling meremas payudara masing masing, terlebih Marissa yang begitu nafsunya meremas dan merogoh payudara Tante ocha yang tertutup jaket kulit berwarna coklat.

Akhirnya mereka menghentikan juga permainan singkat mereka. Mereka saling senyum dan tertawa ringan kemudia merapihkan pakaian masing masing lalu mereka keluar dari mobil. Marissa mengantar Tante ocha kedalam stasiun. Tante ocha masuk kedalam peron mereka saling cium pipi lalu marissa meninggalkan tante ocha lalu pulang ke Kosn.

Author: 

Related Posts